Kisah
ini bermula saat gadis pulang sekolah………………
Teman-teman
gadis mengajak nongkrong dilapangan melihat pacar temannya main bola. Awalnya
gadis menolak, karena takut diomelin kalau pulang telat. Namun karena
solidaritas terhadap teman gadis mau juga ikut teman-temannya kelapangan bola.
Saat
dilapangan, gadis tak tau harus ngapain dia hanya melihat teman-temannya
menyemangati pacar mereka yang sedang main bola. Gadis benar-benar bĂȘte setelah
beberapa lama dia hanya bengong aja dan akhirnya memutuskan pulang . gadis
mencari seorang temannya agar ditemani pulang namun setelah mencari-cari, gadis
melihat temannya ngobrol akrab dengan seorang pria dewasa. Pria itu memakai
jaket belel dari bahan levis yang warnanya sudah memudar. Rambutnya keriting,
gondrong dan memakai topi warna biru muda, Celana levis hitam dan sepatu hitam.
Dipundaknya menyandang tas warna hitam. Gadis menebak pria itu pasti sudah
bekerja dan sudah berumur.
Gadis
menghampiri temannya dan mengajaknya pulang….. namun temannya menolak. Karena
masih ingin ngobrol dengan pria dewasa itu. Gadis kecewa dan memutuskan pulang
sendiri. Selama perjalanan pulang gadis menggerutu/menyesal kenapa tadi mau aja
ikut kelapangan tanpa ada yang menarik hatinya. Dan berjanji jika besok diajak
lagi tak akan mau.
Ternyata
benar, keesokkan harinya teman-temannya mengajak gadis ikut lagi kelapangan
karena ada yang mau kenalan. Hmmmm…………….. siapa? Tanya gadis. Sebetulnya gadis
penasaran namun ia urungkan niatnya karena ia sudah janji tidak mau ikut
kelapangan lagi. Sehingga selama perjalanan pulang sekolah gadis bertanya-tanya
siapa kira-kira orang yang ingin berkenalan dengannya.
Kamis ….
Jum’at … berlalu.
Saat
pulang sekolah hari sabtu teman gadis mengajak kelapangan lagi. Namun gadis
kekeh nggak mau karena pulang sekolah hari ini mau jalan kaki aja….. jarak
sekolah kerumah cukup jauh gadis berjalan kaki bersama teman-temannya yang
tidak jadi kelapangan karena pengen ikut gadis jalan kaki pulang.
Sfacebookaat
perjalanan pulang sebuah mobil sedan memberi klakson dan menepi disisi gadis…
kaca mobil terbuka, gadis melihat seorang pria memanggil temannya dan
mengajaknya naik mobil sedan itu dan diantar pulang… gadis diajak ikut serta
awalnya gadis menolak karena takut diculik. Namun karena temannya memaksa dan
takut ditingal sendiri, gadis ikut juga.
Saat di
mobil gadis kenalan dengan pria dewasa itu, sepanjang perjalan gadis hanya diam
dan sesekali melihat kekaca. Wajah pria itu ada dalam kaca itu jika tertangkap
mat dengan pria itu gadis pura-pura mengalihkan pandangannya. Dalam hati gadis
mengagumi wajah pri dewasa itu, kulitnya gelap terawatt, hidungnya kecil namun
lancip, rambut keritingnya menutupi lehernya, saat itu pria itu menggunakan
kaos putih celana jeans biru serta tak ketinggalan topi biru muda yang
minggulalu digunakan.
Penampilan
pria itu beda saat gadis pertama bertemu terlihat dekil. Hmmmm mungkin yang
kemaren belum mandi kali yaaaa.kalau sekarang pria itu terlihat manis dan rapi.
Ah… ada apa dengan gadis?